Home » » PENYAKIT DEGENATIF ,INFEKSI DAN PENYAKIT MENULAR

PENYAKIT DEGENATIF ,INFEKSI DAN PENYAKIT MENULAR

Written By verry_fikasi on Selasa, 17 Desember 2013 | 04.39.00

1. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome)
Penyakit ini ditandai rusaknya sistem kekebalan tubuh gara-gara ulah virus HIV ( Human Imunodeficiency Virus ).
HIV biasanya menular melalui kontak langsung pada lapisan kulit dalam, juga melalui cairan tubuh mengandung HIV, seperti darah, cairan preseminal,air mani, cairan vagina, hingga air susu ibu. Penularan melalui cairan ini bisa berlangsung via hubungan intim, transfusi darah, ataupun jarum suntik yang terkontaminasi. Cara mencegahnya adalah dengan menghindari kontak-kontak yang berpotensi menimbulkan penyakit AIDS.
2. Cacingan
Penyakit ini banyak diidap anak-anak, yang timbul akibat ulah cacing parasit – seperti cacing pita, cacing kremi, dan cacing tambang — yang tinggal di dalam tubuh. Gejalanya adalah pantat terasa gatal, hilang nafsu makan, dan perut tampak buncit. Cara mencegahnya adalah dengan menjaga kebersihan dan selalu mencuci tangan sebelum makan. Pastikan pula kuku jari dan kaki selalu dalam keadaan pendek.
3. Demam Berdarah (DB)
Demam akut ini dipicu virus dengue, yang menyelinap masuk ke dalam peredaran darah melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Penyakit ini sering muncul di daerah tropis dan subtropis di berbagai penjuru dunia, terutama saat musim hujan tiba. Cara mencegahnya adalah dengan menutup tempat-tempat yang bisa dijadikan tempat berkembang biak nyamuk penyebab DB.
4. Diare
Diare merupakan gangguan pencernaan yang menyebabkan penderitanya cukup sering buang air besar. Di negara-negara berkembang, diare sering jadi pemicu kematian balita. Penyakit ini membunuh lebih dari 1,5 juta orang setiap tahunnya. Cara pencegahan penyakit menular ini adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan selalu mencuci tangan sebelum makan. Usahakan pula agar air yang ada di sekitar kita dalam keadaan bersih.
5. Influenza
Inilah penyakit menular yang dipicu virus RNA dari famili Orthomyxoviridae. Virus ini juga dapat menyerang unggas dan mamalia. Indikator umum penyakit ini adalah menggigil, demam, nyeri tenggorokan, sakit kepala, batuk, tubuh lemah, dan nyeri otot. Walaupun mudah menular, namun penyakit ini tidak mematikan, dan bisa sembuh dengan mengonsumsi vitamin C dan cukup istirahat.
6. Gondong atau Beguk
Gangguan kesehatan ini dipicu oleh virus, ditandai oleh bengkak dan rasa sakit pada kelenjar parotid. Beguk mudah menular melalui tetesan dari mulut, hidung, maupun tenggorokan. Rasa sakit akibat beguk bisa muncul 3 atau 4 hari pasca-pembengkakan.
7. Penyakit menular seksual
Penyakit ini terdiri dari gonorrhea dan sifilis. Gonorrhea dipicu bakteri Neisseria gonorrhoeae yang beraksi mengganggu lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan, juga bagian putih mata (konjungtiva). Kencing nanah adalah nama lain dari gonorrhea. Penyakit ini dapat menyebar dengan menumpang aliran darah ke organ tubuh lainnya, terutama bagian kulit dan persendian.
Gonorrhea menular melalui hubungan seksual. Penyakit seksual menular lainnya adalah Sifilis atau Raja Singa. Penyakit yang satu ini benar-benar berbahaya, dan mengganggu fungsi otak serta fungsi bagian-bagian tubuh lainnya. Dalam beberapa jam setelah menginfeksi, bakteri sifilis tiba di kelenjar getah bening, lalu tersebar ke ke seluruh bagian tubuh. Bahayanya, penyakit ini bisa menginfeksi janin yang berada dalam kandungan, sehingga ketika lahir, si bayi bisa membawa cacat bawaan.
Dalam mencegah macam-macam penyakit menular seksual adalah dengan menerapkan pola hubungan seksual yang sehat, dan tidak mudah berganti-ganti pasangan.
PENYAKIT INFEKSI
Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan karena masuknya bibit penyakit. Penyakit ini menular dari satu orang ke orang lain. Orang yang sehat harus dihindarkan dari orang-orang yang menderita penyakit dari golongan ini.
Penyebab utama infeksi diantaranya adalah bakteri dan jasad hidup (organism). Kuman-kuman ini menyebar dengan berbagai cara dan vector.
A.    Contoh-contoh penyakit infeksi :
1.    Penyebab penyakit adalah bakteri (jasad renik dan kuman)
·         TBC : ditularkan memalui udara
·         Tetanus : melalui luka yang kotor
·         Mencret : lalat, air dan jari yang kotor
·         Pneumonia : lewat batuk (udara)
·         Gonorrhea dan sifilis : hubungan kelamin
·         Sakit telinga : dengan selesma (masuk angin dan pilek)

2.    Penyebab penyakit adalah virus (kuman yang lebih kecil daripada bakteri)
·         Selesma, influenza, campak, gondok : ditularkan melalui udara, batuk, ataupun lalat
·         Rabies : melalui gigitan binatang
·         Penyakit kulit : melalui sentuhan
3.    Jamur
·         Kurap, kutu air, dan gatal pada lipatan paha : ditularkan melalui sentuhan atau dari pakaian yang di pakai secara bergantian
4.    Parasit internal (hewan yang berbahaya yang hidup di dalam tubuh)
·         Disentri : ditularkan dari kotoran ke mulut
·         Malaria : malalui gigitan nyamuk
5.    Parasit eksternal (hean yang berbahaya yang hidup di permukaan tubuh)
·         Kutu rambut, kutu hewan, kutu busuk berupa kudis : penularannya dari orang-orang yang telah terinfeksi atau melalui pakaian.
B.    Pengobatan infeksi dengan atibiotika
Terkadang antibiotika merupakan obat yang mujarab dan pentik untuk mengatasi infeksi. Antibiotika yang sering digunakan dan ditemui di pasaran adalah penicillin, tetracycllin streptomycin, dan chloramphenicol. Masing-masing antibiotika bekerja sama dengan cara berlainan terhadap sesuaru infeksi khusus.
Akan tetapi, antibiotika juga memilikmi efek samping dan perlu digunakan secara hati-hati. Dan perlu di gunakan secara terbatas dengan memperhatikan hal-hal berikut :
1.    Reaksi dan efek peracunan
Antibiotika tidak hanya membunuh bakteri, tetepi juga berbahaya bagi tubuh. Efek peracunannya maupun karena kemungkinan terjadi alergi sangat besar. Banyak orang meninggal dunia setiap tahunnya karena mereka menggunakan antibiotika yang sebetulnya tidak diperlukan bagi dirinya.
2.    Menggangu keseimbangan alami
Tidak semua bakteri didalam tubuh bersifat membahayakan. Sebagian di antaranya diperlukan tubuk agar dapat berfungsi secara wajar. Antibiotic seringkali mematikan baktei yang berguna bagi tubuh bersama-sama membantu mengendalikan pertumbuhan ikut terbunuh oleh antibiotika.
3.    Kekebalan terhadap pengobatan
Dalam jangka panjang, alasan yang paling penting mengapa penggunaan antibiotika harus dibatasi ialah khasiatnya berkurang jika antibiotika digunakan terlalu sering. Apabila bakteri diserang berkali-kali dengan antibiotika yang sama, bakteri tersebut menjadi lebih kuat dan menjadi imun.
Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah Anda terkena penyakit infeksi:
  • Sering mencuci tangan. Mencuci tangan membantu menghilangkan kuman yang Anda dapatkan dari binatang, tempat kotor, atau benda-benda terkontaminasi. Anda terutama sangat disarankan untuk mencuci tangan sebelum, selama dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandi, dan setelah memegang binatang.
  • Rutin membersihkan dan mensterilkan lantai dan permukaan, terutama di dapur dan kamar mandi. Sabun dan air biasanya cukup untuk membersihkan kedua tempat itu, tetapi akan lebih aman bila juga menggunakan desinfektan.
  • Jauhi penderita penyakit yang mudah menular melalui kontak, misalnya flu, cacar air atau belekan. Bila Anda tidak dapat menghindarinya, berhati-hatilah agar tidak menyentuh wajah Anda dengan tangan sebelum Anda mencucinya.
  • Cegah perkembangbiakan nyamuk demam berdarah dan nyamuk lainnya dengan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur dan Menggunakan anti nyamuk). Pastikan tidak ada air yang menggenang di rumah Anda, kuras kamar mandi secara teratur, tutup tempat-tempat yang berpotensi mengumpulkan air dan kubur botol, pot, tempayan dan benda-benda penampung air lainnya.
  • Masak dan sajikan makanan dengan aman. Ketahuilah makanan mana yang harus selalu disimpan di kulkas. Jangan biarkan makanan yang mudah basi seperti susu segar, bakso, nuget ayam, dan lainnya di tempat terbuka lebih dari dua jam. Tutuplah makanan dengan rapat agar tidak dihampiri lalat. Cucilah buah-buahan dan sayuran mentah dengan bersih. Masaklah daging, ayam dan telur sampai betul-betul matang. Pastikan Anda membelinya dari sumber yang terpercaya. Daging yang bersumber tidak jelas dapat membawa penyakit antrax dan flu burung yang sangat berbahaya.
  • Dapatkan imunisasi. Pastikan bayi Anda mendapatkan semua imunisasi yang dibutuhkan sesuai jadwal. Bila Anda bepergian ke daerah yang rawan, dapatkan imunisasi yang tepat sebelum Anda berangkat ke sana. Jamaah haji wajib mendapatkan imunisasi meningitis sebelum berangkat.
  • Gunakan antibiotik dengan bijak. Flu, demam berdarah, dan infeksi virus lainnya tidak dapat diobati dengan antibiotik. Bakteri dapat menjadi resisten bila Anda mendapatkan antibiotik pada saat Anda tidak memerlukannya.
  • Jagalah kebersihan dan kesehatan hewan piaraan Anda. Berikan imunisasi yang memadai kepada mereka. Pisahkan dengan tegas barang-barang yang dipakai hewan dengan yang dipakai anggota keluarga Anda. Bersihkan kotoran dan kandang mereka dengan teratur menggunakan sabun dan desinfektan.
  • Hindari kontak dengan binatang liar yang mungkin membawa penyakit berbahaya. Tikus dapat membawa penyakit pes dan leptospirosis. Burung dan ayam liar dapat membawa virus flu burung. Kucing dan anjing liar dapat menularkan rabies.
  • Makanlah makanan yang kaya antioksidan dan multivitamin A, C dan E. Tubuh Anda akan memiliki sistem imun yang lebih baik dengan mengkonsumsinya. Bila sistem imun Anda lemah, konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan pengobatan yang dapat meningkatkannya.




Penyakit degenerative adalah penyakit yang timbul akibat kemunduran fungsi sel Penyakit degeneratif adalah istilah medis untuk menjelaskan suatu penyakit yang muncul akibat proses kemunduran fungsi sel tubuh yaitu dari keadaan normal menjadi lebih buruk. Sedikitnya ada 50 yang termasuk penyakit degenerative diantaranya adalah diabetes melitus, stroke, jantung koroner, kardiovaskular, obesitas, dislipidemia,hipertensi, penyakit jantungasam urat  dan sebagainya. Penyakit degenerative terjadi karena adanya proses penuaan, biasanya terjadi saat usia bertambah tua. Tetapi saat ini penyakit degenerative dapat terjadi pada orang yang umurnya lebih muda. Terutama di Indonesia, penyakit degeneratif saat ini banyak terjadi di kalangan muda dan di perkotaan. Penyebab utamanya adalah perubahan gaya hidup akibat urbanisasi dan modernisasi. Perubahan gaya hidup ini dapat dilihat secara jelas antara lain dengan munculnya tempat-tempat makan junk food di hampir seluruh sudut kota. Junk food adalah makanan tidak sehat karena memiliki nilai nutrisi rendah. Jenis makanan ini mengandung lemak jenuh (saturated fat), garam dan gula, serta bermacam-macam additive seperti monosodium glutamatedan tartrazine dengan kadar yang tinggi. Junk food hampir tidak mengandung protein, vitamin serta serat yang sangat dibutuhkan tubuh. Masih menurut WHO, hingga akhir tahun 2005 saja penyakit degeneratif telah menyebabkan kematian hampir 17 juta orang di seluruh dunia. Jumlah ini menempatkan penyakit degeneratif menjadi penyakit pembunuh manusia terbesar.


Berikut ini 10 perilaku tidak sehat yang sering kita lakukan, serta cara mengatasinya:

1. Stress Berlebihan
 Sejak dulu, kita tahu bahwa stres yang berlebihan dapat menurunkan daya tahan tubuh seseorang dan memacu resiko penyakit jantung, serta membuat kita tidak nyaman. Stres yang berlebihan juga memacu penuaan dini. Ibu-ibu yang memiliki anak-anak dengan penyakit kronis merupakan orang-orang yang mengalami stres, dan mengalami penuaan dini yang paling ekstrim.
Cara cepat untuk mengurangi stres adalah dengan menarik nafas dalam-dalam yang disebut dengan pernafasan difragmatik. Untuk jangka panjangnya, luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang dapat mengurangi stres Anda.

2. Minum Alkohol
 Bukan merupakan suatu kebetulan bila alkohol merupakan kabar buruk mengenai stres. Para wanita sebaiknya membatasi diri meminum minuman beralkohol. Berbagai gangguan kesehatan juga bisa timbul dari kebiasaan minum alkohol yang berlebihan. Termasuk serangan jantung, kangker hati, kanker tenggorokan, dan kanker payudara.

3. Kurang Bergerak
 Dengan sedikit menggerakkan tubuh, kita dapat memperpanjang hidup serta mengurangi kelebihan berat, mengurangi stres, dan bahkan mencegah penyakit Alzheimer. Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu hanya dengan berjanji pada diri sendiri bahwa kita akan lebih aktif. Parkirlah mobil dari jauh pintu masuk, menggunakan tangga dan tidak menggunakan lift, melakukan olahraga/senam, jalan kaki selama 30 menit atau lebih banyak selama lima kali atau lebih dalam satu minggu.

4. Mengkonsumsi Makanan Berlemak
 Lemak yang dikonsumsi secara berlebihan dapat memacu kolesterol tinggi dan merangsang penyakit jantung. Biasakan diri Anda untuk mengkonsumsi makanan yang non-kolesterol dan berkadar lemak rendah.

Tips: Takar asupan lemak, jangan lebih dari 10 persen (atau kurang) dari seluruh kalori.

5. Merokok
 Untuk mengurangi bahaya kanker dan kerutan dini, Anda dapat mengganti rokok dengan permen karet rasa nikotin. Berdasarkan penelitian di tahun 2004, permen karet rasa nikotin memberikan hasil dua kali lipat dimana perokok berhenti merokok dibandingkan dengan keinginan/janji si perokok untuk berhenti merokok.


6. Menghirup Udara Polusi
 Polusi udara dapat menyebabkan batuk dan sakit mata/mata perih dan hal ini berhubungan dengan serangan pada penyakit asma dan saluran pernafasan. Usahakan untuk berada di dalam ruangan sebanyak yang Anda bisa bila kadar udara sedang tinggi.

7. Terlalu Sering Kena Sinar Matahari
 Batasi diri Anda dari sengatan sinar matahari dan gunakan tabir matahari, paling tidak yang mengandung SPF 15 untuk mencegah resiko kanker kulit dan juga kerutan.

8. Kurang Tidur
 Kurang tidur berhubungan dengan obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi dan masalah ingatan. Singkirkan segera televisi dan benda-benda elektronik lain yang mengganggu ketenangan dari kamar tidur Anda. Tata ulang kamar tidur Anda dan ciptakan suasana kamar tidur yang nyaman dengan lampu yang temaram yang membuat Anda tidur dengan nyenyak.

9. Kelebihan Berat Badan
 Kelebihan berat badan dapat memicu kemungkinan penyakit serangan jantung, diabetes, bahkan kanker. Penelitian mutakhir menyatakan jenis diet yang dilakukan kurang penting dibandingkan dengan komitmen Anda untuk melakukan diet tersebut dengan disiplin.

10. Mengonsumsi Gula Berlebih
Gula yang berlebihan dapat menaikkan berat badan dan kemungkinan terserang penyakit jantung. Ahli nutrisi menyarankan untuk menjaga tambahan gula pada makanan kecil/cemilan dan kue-kue kering sampai 12 sendok teh per hari pada diet berkalori 2200. Selain itu ganti makanan yang manis-manis dengan buah-buahan dan sayuran segar
Share this article :

1 komentar:

verry_fikasi mengatakan...

SEMOGA BERMANFAAT.............

VISITORS

Flag Counter

Arsip Blog

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. BELAJAR ILMU SMANSAKA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger