Home » » MAKALAH DINAMIKA KELOMPOK

MAKALAH DINAMIKA KELOMPOK

Written By verry_fikasi on Sabtu, 05 April 2014 | 05.54.00




Dosen Pengampu : Eko Adi Putro, SP.d, MP.d



http://smansakaa.blogspot.com/

DISUSUN OLEH :
1.      ANGGA WIJIARTO        (13500002)
2.      SOFA NINGSIH              (13500056)
3.      M. DONI IMAM MENY  (13501139)
4.      YOGA MARANDIKA     (13500042)
5.      M. ARISKA R.                 (13500046)



BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH
Manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan satu dengan yang lain. Manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain, merupakansuatu konsesus mutlak dan tertanaman dalam benak setiap insan manusia. -Oleh karena itu manusia cenderung melakukan interaksi dan kerjasama satudengan yang lain untuk mempermudah mencapai tujuan. Kumpulan manusia yang memiliki tujuan bersama, harapan bersama,kegiatan bersama, norma yang disepakati bersama secara umum disebut dengan kelompok. Kelompok ini beragam jenis dan pembagian klasifikasikasinya, ada yang berdasarkan fungsinya,  bentuknya, ikatanya dan lain - lain. Kuncinya menurut Cartwright dan Zander bahwasanya masing-masing manusia di dalam kelompok itu saling bergantung satu dengan yang lain serta saling mempengaruhi dan berinteraksi. Kelompok adalah sekumpulan orang atau individu yang terorganisir, dengan kesamaan kegiatan dan tujuan yang sama. Maka, imbasnya, tujuan kelompok hendaknya ditentukan bersama-sama. Sebagai titik awal dalam membangun kelompok, tujuan kelompok adalah arah bagi berjalannya kelompok dalam melakukan aktifitas atau kegiatan yang akan dilakukan, dan ini menjadi begitu penting dalam membangun kelompok









BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN DINAMIKA KELOMPOK
Dinamika kelompok adalah suatu kelompok yang terdiri dari dua atau lebih individu yang memiliki hubungan psikologis secara jelas antara anggota satu dengan yang lain dan berlangsung dalam situasi yang dialami .
Dinamika kelompok berasal dari kata dinamika dan kelompok. Dinamika berati interaksi atau interdependensi antara kelompok satu dengan yang lain, sedangkan Kelompok adalah kumpulan individu yang saling berinteraksi dan mempunyai tujuan bersama.

B.TUJUAN DINAMIKA KELOMPOK
Tujuan kelompok merupakan sesuatu yang ingin dicapai oleh kelompok. Tujuan perlu memberi arah pada kegiatan dan memberi kerangka bagi pengambilan keputusan yang rasional tentang jenis dan jumlah kegiatan yang harus dilakukan oleh kelompok yang menjadi kriteria pengukur kemajuan.
Tujuan dinamika kelompok,yaitu:
1.Meningkatkan kepekaan peserta pelatihan;
a.saling mengenal satu sama lain.
b.saling menghormati satu sama lain.
c.saling mengerti satu sama lain.
d.saling percaya satu sama lain.
e.saling memahami tingkah laku satu sama lain.
f.saling memahami kebutuhan satu sama lain.

2.Mengembangkan rasa solidaritas antar peserta pelatihan,yang ditandai dengan;
a.spontanitas.
b.berpartisipasi.
c.saling mengetahui batas wewenangnya masing-masing.
d.kesepakatan atas tujuan yang hendak dicapai.

C.MANFAAT  DINAMIKA KELOMPOK
Dinamika kelompok merupakan kebutuhan bagi setiap individu yang hidup dalam sebuah kelompok.
Manfaat dinamika kelompok antara lain:
1.Membentuk kerjasama saling menguntungkan dalam mengatasi persoalan hidup. (Bagaimanapun manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.)
2.Memudahkan segala pekerjaan. (Banyak pekerjaan yang tidak dapat dilaksanakan tanpa bantuan orang lain)
3.Mengatasi pekerjaan yang membutuhkan pemecahan masalah dan mengurangi beban pekerjaan yang terlalu besar sehingga selesai lebih cepat, efektif dan efesian.
(pekerjaan besar dibagi-bagi sesuai bagian kelompoknya masing-masing / sesuai keahlian)
4.Menciptakan iklim demokratis dalam kehidupan masyarakat
(setiap individu bisa memberikan masukan, berinteraksi dan memiliki peran yang sama dalam masyarakat).




D. JENIS-JENIS DINAMIKA KELOMPOK
1. Kelompok Primer
Merupakan kelompok yang didalamnya terjadi interaksi sosial yang anggotanya saling mengenal dekat dan berhubungan erat dalam kehidupan.Sedangkan menurut Goerge Homans kelompok primer merupakan sejumlah orang yang terdiri dari beberapa orang yang sering berkomunikasi dengan lainnya sehingga setiap orang mampu berkomunikasi secara langsung (bertatap muka) tanpa melalui perantara Misalnya antara lain:keluarga,RT,kawan sepermainan, kelompok agama dan lain-lain.
2. Kelompok Sekunder
Jika interaksi sosial terjadi secara tidak langsung, berjauhan, dan sifatnya kurang kekeluargaan.Hubungan yang terjadi biasanya bersifat lebih objektif. Misalnya: partai politik, perhimpunan serikat kerja dan lain-lain.
3.Kelompok Formal
Pada kelompok ini ditandai dengan adanya peraturan atau Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART) yang ada. Anggotanya diangkat oleh organisasi. Contoh dari kelompok ini adalah semua perkumpulan yang memiliki AD/ART.
4.Kelompok Informal
Merupakan suatu kelompok yang tumbuh dari proses interaksi, daya tarik, dan kebutuhan-kebutuhan seseorang. Keanggotan kelompok biasanya tidak teratur dan keanggotaan ditentukan oleh daya tarik bersama dari individu dan kelompok Kelompok ini terjadi pembagian tugas yang jelas tapi bersifat informal dan hanya berdasarkan kekeluargaan dan simpati. Misalnya: kelompok arisan.





BAB III
PENUTUP

A.KESIMPULAN
Kelompok sosial adalah kumpulan individu yang saling memiliki hubungan dan saling berinteraksi sehingga mengakibatkan tumbuhnya rasa kebersamaan dan rasa memiliki.Interaksi sosial dalam hidup bermasyarakat, akan saling berhubungan dan saling membutuhkan satu sama lain. Kebutuhan itulah yang dapat Manusia dan menimbulkan suatu proses interaksi sosial manusia dalam hidup bermasyarakat, akan saling berhubungan dan saling membutuhkan satu sama lain.Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam yaitu contoh masalah sosial dalam masyarakat.
B. SARAN
Mungkin inilah yang diwacanakan pada penulisan kelompok ini meskipun penulisan ini jauh dari sempurna minimal kita mengimplementasikan tulisan ini. Masih banyak kesalahan dari penulisan kelompok kami, karna kami manusia yang adalah tempat salah dan dosa: dalam hadits “al insanu minal khotto‟ wannisa‟, dan kami juga butuh saran/ kritikan agar bisa menjadi motivasi untuk masa depan yang lebih baik daripada masa sebelumnya.








DAFTAR PUSTAKA
Prayitno. 1995. Layanan Bimbingan Dan Konseling Kelompok (Dasar Dan Profil). Jakarta: Ghalia Indonesia
Romlah, tatik. 1989. Teori Dan Praktik Bimbingan Kelompok. Jakarta: Depdikbud
Supriyo dkk. 2003. Bimbingan dan Konseling. Semarang: Perc. Swadaya Manunggal
            Semarang.
Http://www.wikipediabahasaindonesia.com



















Share this article :

0 komentar:

VISITORS

Flag Counter

Arsip Blog

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. BELAJAR ILMU SMANSAKA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger